Hukum & Kriminal

Waspadai Rekayasa Gugatan Untuk Memperluas Dinasti Politik dan Nepotisme

Avatar of Redaksi Beritakanal.net
54
×

Waspadai Rekayasa Gugatan Untuk Memperluas Dinasti Politik dan Nepotisme

Sebarkan artikel ini
1706866899708 scaled
62 / 100

Jakarta, Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) berhasil dijadikan “permainan” untuk memperkuat Dinasti Politik dan Nepotisme lewat Pencawapresan Gibran Rakabuming Raka.

Koordinator TPDI Petrus Seletinus mengatakan kini muncul dugaan kuat adanya rekayasa gugatan perdata di Pengadilan Negeri Surakarta yang masih bersumber dari subyek yang sama.

Baca juga: Yassona Meminta TPDI Terus Suarakan PertanggungJawaban Pidana Kerusuhan Mei 1998

“Beredar secara luas di medsos sebuah dokumen Gugatan Perdata Wanprestasi tertanggal 29 Januari 2024, yang ditujukan ke Pengadilan Negeri Surakarta dari sebuah Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Kartika LAW FIRM, berkedudukan di Surakarta dan yang digugat adalah Gibran Rakabuming Raka (calon Wakil Presiden versi Putusan MK),” kata Petrus melalui keterangan tertulis yang diterima beritakanal.net di Jakarta, Jum’at (2/2/2024.

Menurut Petrus, Gugatan Wanprestasi dimaksud menggambarkan beberapa advokat mewakili seseorang sebagai Penggugat yang tertulis dengan nama Almas Tsaqibbirru Re A.

Baca juga: Presiden Jokowi Sebut Mahfud MD Jadi Menko Polhukam Paling Lama

“Sebuah nama yang sama dan serupa dengan nama seorang Pemohon dalam Perkara Uji Materiil Pasal 169 huruf q UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu atau yang dikenal dengan Perkara Uji Materiil Nomor 90/PUU-XXI/2023 di MK,” ujarnya.

Meskipun demikian, Petrus menyatakan dokumen Gugatan Wanprestasi yang beredar di Medsos itu tidak tertera tanggal, bulan dan tahun berikut Nomor Register Perkara Perdata dan Stempel Pengadilan Negeri Surakarta sebagai bukti telah didaftar secara resmi oleh Kepaniteraan Pengadilan Negeri Surakarta.

BERITA KANAL - Beritakanal.net We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications